DEBAT & PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA OSIM 2025/2026 | MTs PPKP RIBATHUL KHAIL
Pada Kamis, 13 Maret 2025, yang bertepatan dengan 13 Ramadhan 1446 H, MTs PPKP Ribathul Khail menggelar debat dan pemilihan ketua serta wakil ketua OSIM masa bakti 2025/2026. Acara yang berlangsung di Masjid PPKP Ribathul Khail ini dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, diawali dengan sholat dhuha bersama, menciptakan suasana yang khidmat namun penuh semangat perjuangan.
Debat ini disusun dalam empat sesi utama yang menjadi ajang uji kapasitas kepemimpinan para kandidat. Sesi pertama menjadi panggung bagi masing-masing pasangan calon (Paslon 1 & 2) untuk memaparkan visi, misi, serta tiga program kerja (proker) unggulan mereka, yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi madrasah.
Memasuki sesi kedua, panelis mulai melontarkan pertanyaan tajam yang menguji ketanggapan dan kesiapan para calon dalam menghadapi berbagai tantangan. Sesi ketiga semakin memanaskan suasana ketika para dewan guru dan santri turut serta memberikan pertanyaan kritis, menggali lebih dalam pemahaman serta strategi para kandidat.
Puncaknya, sesi keempat menjadi arena adu argumen dan retorika antar kandidat, menampilkan kecakapan berpikir cepat dan kemampuan menyampaikan gagasan dengan jelas dan meyakinkan.
Acara ini dihadiri oleh kepala madrasah, Ibu Dra. Ainurrimanita Idrus, S.Pd., serta Bapak Supiadin Parhan, S.Sos., S.Pd., Bapak Yudi Nurgoho, dan dewan guru lainnya.
Dalam sambutannya, kepala madrasah menekankan pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial dan tanggung jawab tinggi dalam mengemban amanah organisasi siswa.
Meskipun debat berlangsung di bulan Ramadhan, di tengah suasana puasa, para santri tetap menunjukkan semangat yang luar biasa. Sorak sorai dukungan, tepuk tangan meriah, serta diskusi hangat antar peserta semakin menyemarakkan jalannya debat.
Setiap jawaban yang lugas dan berbobot dari para kandidat mendapat apresiasi besar dari audiens, menambah daya tarik tersendiri dalam acara ini.
Debat ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para santri dalam menentukan pemimpin terbaik bagi OSIM. Dengan antusiasme yang begitu tinggi, besar harapan agar pemilihan OSIM tahun ini menjadi awal perubahan yang lebih baik.
Tidak hanya itu, kegiatan debat di masa mendatang diharapkan semakin menarik, interaktif, dan mampu melibatkan lebih banyak siswa dalam proses demokrasi yang sehat dan edukatif.(ai)

Komentar
Posting Komentar